Warga Desa Giriawas Bergotong Royong Perbaiki Jalan Kabupaten Melalui Swadaya Masyarakat

Giriawas, 8 Juli 2026 – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Giriawas melalui kegiatan kerja bakti perbaikan ruas jalan kabupaten yang melintasi wilayah desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama beberapa hari yakni terhitung sejak Selasa 7 Juli 2026, dengan melibatkan masyarakat, khususnya warga RW 02 dan RW 12.

Kerja bakti dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang selama ini menjadi akses utama warga. Ruas jalan kabupaten tersebut diketahui telah mengalami kerusakan yang cukup berat dan hingga saat ini belum mendapatkan penanganan atau perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Garut.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat bersama Pemerintah Desa Giriawas berinisiatif melakukan perbaikan sementara secara swadaya agar jalan tetap dapat digunakan dengan aman oleh pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dana yang digunakan dalam kegiatan ini sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat Desa Giriawas. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pengadaan material berupa pasir, batu, dan semen yang digunakan dalam proses penambalan jalan yang mengalami kerusakan.

Sumber : Rahmat Hidayat (08/07/26)

Sejak pagi hari, puluhan warga tampak bergotong royong mengangkut material, mencampur adukan semen, hingga melakukan penambalan pada titik-titik jalan yang berlubang dan mengalami kerusakan parah. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi pemandangan yang mewarnai kegiatan selama dua hari tersebut.

Pemerintah Desa Giriawas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu, tenaga, maupun materi untuk mendukung terlaksananya kerja bakti ini. Partisipasi aktif warga dinilai menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Pemerintah desa juga berharap kepedulian seperti ini dapat terus terjaga dan meluas ke seluruh wilayah Desa Giriawas. Dukungan swadaya masyarakat dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan infrastruktur yang membutuhkan penanganan segera, terutama ketika perbaikan dari pemerintah belum dapat direalisasikan.

Di sisi lain, pemerintah desa menjelaskan bahwa saat ini ruang fiskal pemerintah desa juga mengalami keterbatasan. Kebijakan pemerintah pusat mengarahkan sebagian penggunaan Dana Desa untuk mendukung pembentukan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, sehingga kemampuan desa dalam mengalokasikan anggaran bagi pembangunan infrastruktur menjadi lebih terbatas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, untuk perbaikan jalan Kabupaten sesuai aturan memang menjadi tanggung jawab Pemda setempat sehingga tidak bisa dianggarkan dari Dana Desa.

Meski demikian, Pemerintah Desa Giriawas tetap berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Garut agar ruas jalan kabupaten yang melintasi Desa Giriawas dapat segera masuk dalam prioritas pembangunan yang setiap tahunnya memang selalu diajukan oleh Pemerintah Desa Giriawas melalui aplikasi SIPD baik ke Kabupaten maupun ke Provinsi. Perbaikan secara menyeluruh dinilai sangat diperlukan mengingat jalan tersebut merupakan jalur vital yang mendukung aktivitas masyarakat, perekonomian, pendidikan, dan pelayanan publik.

Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini, masyarakat Desa Giriawas berharap kondisi infrastruktur desa dapat tetap terjaga sambil menantikan realisasi perbaikan permanen dari pemerintah daerah. Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa kepedulian dan partisipasi masyarakat merupakan modal utama dalam membangun desa yang lebih baik.

0 komentar

Tinggalkan komentar

Ingin berdiskusi?
Silakan meninggalkan jejak di sini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *