Yayasan Hikayat Menginspirasi Santunan Anak Yatim dan Lansia

GIRIAWAS – Suasana religius dan penuh kehangatan menyelimuti DKM Darul Falah, Desa Giriawas, pada Sabtu malam (17/1/2025), saat Yayasan Hikayat menggelar kegiatan santunan anak yatim dan lansia yang dirangkai dengan peringatan Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus DKM, unsur pemerintah desa, serta warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga akhir. Selain menjadi momentum memperingati perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, acara ini juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan para lanjut usia di lingkungan Desa Giriawas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Diba yang dilanjutkan dengan Mahlul Qiyam, diiringi lantunan shalawat yang menggema khidmat di dalam masjid. Setelah itu, Yayasan Hikayat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan lansia, yang disambut haru oleh para penerima manfaat dan keluarga mereka. Ketua DKM Darul Falah, Aceng Kohar Musaddad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Hikayat atas konsistensinya dalam menjalankan kegiatan sosial berbasis keumatan. Ia menilai santunan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga penguat ikatan emosional dan solidaritas antarwarga. Kegiatan ini sangat berarti, bukan hanya bagi anak-anak yatim dan para lansia, tetapi juga bagi kita semua sebagai pengingat pentingnya berbagi dan saling peduli, ujar Aceng Kohar Musaddad.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, yang menyatakan dukungan penuh terhadap program Yayasan Hikayat. Ia menilai, kegiatan ini patut menjadi contoh bagi komunitas dan lembaga lain dalam mengembangkan gerakan sosial yang berkelanjutan. “Yang membuat kegiatan ini istimewa, modal santunan berasal dari hasil pengelolaan bank sampah di lingkungan serta dukungan para donatur. Ini menunjukkan bahwa dari hal sederhana seperti sampah pun bisa lahir kebaikan besar,” kata Deni Sunjani.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tabligh akbar yang disampaikan oleh KH. P. Arifin, S.IP., MA, selaku Ketua MUI Desa Giriawas. Dalam tausiyahnya, beliau menguraikan makna Isra Mi’raj sebagai momentum peningkatan kualitas iman dan kepedulian sosial. “Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa spiritual, tetapi juga mengajarkan kita tentang tanggung jawab sosial. Salah satunya dengan menyantuni anak yatim dan memperhatikan kaum dhuafa,” tutur KH. P. Arifin. Beliau juga mengapresiasi Yayasan Hikayat yang telah mengemas peringatan hari besar Islam dengan kegiatan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sebagai penutup, acara dipungkas dengan pembacaan doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh jamaah serta para donatur. Setelah itu, seluruh peserta kegiatan menikmati makan bersama, menambah suasana kekeluargaan dan kebersamaan.

Menariknya, kegiatan santunan oleh Yayasan Hikayat ini tidak bersifat insidental. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali dan digelar secara bergilir di setiap DKM yang ada di wilayah Desa Giriawas. Sumber dana utama berasal dari pengelolaan bank sampah warga serta donasi dari masyarakat yang peduli.

Model pengelolaan ini menginspirasi banyak pihak, karena memadukan kepedulian lingkungan dengan gerakan sosial keagamaan. Dari sampah yang dipilah dan dikelola, lahir dana yang bermanfaat untuk menyantuni anak yatim dan lansia. Dengan kegiatan ini, Yayasan Hikayat tidak hanya menguatkan nilai-nilai keislaman, tetapi juga menanamkan semangat gotong royong dan kemandirian sosial di tengah masyarakat Desa Giriawas.

Santunan Anak Yatim Sumber : Dani Sawaludin (17/1/2026)

0 komentar

Tinggalkan komentar

Ingin berdiskusi?
Silakan meninggalkan jejak di sini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *