Bhakti Desa Permata Intan Garut Resmi Dibuka di Giriawas
GIRIAWAS – Kegiatan Pembukaan Bhakti Desa Perhimpunan Mahasiswa Kota Intan Garut (Permata Intan Garut) resmi digelar di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Selasa (12/1/2025). Acara ini menjadi awal dari rangkaian pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang akan berlangsung selama dua pekan, mulai 12 hingga 26 Januari 2026. Kegiatan pembukaan tersebut dihadiri oleh jajaran lembaga desa, para Ketua RT dan RW se-Desa Giriawas, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah kecamatan. Tahun ini, Bhakti Desa mengusung tema “Ngajadikeun Permata Intan Nu Sajati Ngabdi Ka Lemah Cai, Sangkan Garut Madani”, yang menekankan semangat pengabdian mahasiswa kepada tanah kelahiran demi terwujudnya Garut yang madani.
Acara diawali dengan sambutan dan maksud kedatangan yang disampaikan oleh Suni Subagja, selaku Ketua Umum Permata Intan Garut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bhakti Desa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu pembangunan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat desa. Kami datang bukan hanya untuk belajar dari masyarakat, tetapi juga untuk bekerja bersama masyarakat. Semoga kehadiran kami selama dua pekan ke depan bisa memberi manfaat dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga Giriawas, kutipan sambutan.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Giriawas yang menyambut baik kehadiran para mahasiswa. Ia mengapresiasi inisiatif Permata Intan Garut yang secara konsisten melaksanakan kegiatan Bhakti Desa sebagai wujud kepedulian generasi muda terhadap pembangunan desa. Sambutan berikutnya datang dari Camat Cikajang, yang berharap agar seluruh program yang dirancang dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga selama kegiatan berlangsung.
Momen penting dalam pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis dari Reza Apriyandi, selaku Ketua Organizing Committee (OC) Permata Intan Garut, kepada Kepala Desa Giriawas. Penyerahan tersebut sekaligus menjadi simbol dimulainya secara resmi rangkaian Bhakti Desa di Giriawas. Setelah itu, panitia memaparkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Sebanyak 56 mahasiswa akan terlibat langsung dalam pelaksanaan 13 program utama, yang mencakup berbagai bidang antara lain: Pelayanan Administrasi Kependudukan bersama Disduk Capil, Pengembangan Potensi UMKM Lokal, Fun Match Volly Ball, Cek Kesehatan Gratis dan Penyaluran Alat Pengusir Lalat, Seminar Pendidikan, Penyaluran Al-Qur’an, Perlombaan Tingkat SD dan Perpisahan Sekolah, Donasi Buku Ranah SMP, Penanaman Pohon, Penyaluran Gerobak Sampah, dan Kegiatan Pamungkas Penutupan. Seluruh program tersebut dirancang untuk menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga penguatan ekonomi warga.
Selama kegiatan berlangsung, posko utama mahasiswa berada di Kampung Giriayu RT 02 RW 02, Desa Giriawas. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi seluruh aktivitas Bhakti Desa, dan akan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat baik para pemuda, karang taruna, lembaga desa, tokoh agama dan masyarakat, serta intansi terkait yang ada di wilayah Desa Giriawas.
Dengan dibukanya kegiatan Bhakti Desa Permata Intan Garut ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang kuat antara mahasiswa dan masyarakat Desa Giriawas, serta tercipta dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan desa.













Tinggalkan komentar
Ingin berdiskusi?Silakan meninggalkan jejak di sini!