Pembagian Makanan Bergizi (MBG) di Desa Giriawas Resmi Dimulai

Garut, 29 September 2025 – Program Pembagian Makanan Bergizi (MBG) di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, resmi dimulai pada Senin (29/09/2025). Kegiatan perdana ini disambut penuh antusias oleh para siswa, khususnya di SDN 03 Giriawas yang sejak pagi hari sudah menunggu kedatangan makanan bergizi tersebut.

Sumber : Dani Sawaludin (29/09/25)

Pembagian MBG merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah, sehingga mereka lebih sehat dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar. Di tengah kekhawatiran berbagai pihak karena banyaknya berita mengenai kasus keracunan makanan dalam program MBG ini, para guru dan orang tua tetap menyambut baik kegiatan ini karena dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Untuk mendukung kelancaran program, pihak terkait telah menyiapkan dapur MBG khusus sekolah-sekolah di wilayah Desa Giriawas yang berlokasi di Kampung Giriawas RW 03. Dari dapur inilah makanan bergizi diproduksi dan didistribusikan setiap harinya ke sekolah-sekolah sasaran. Selain itu, demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak forkopimcam kecamatan cikajang akan selalu memantau proses dari mulai pengolahan sampai ke pendistribusian makanan.

Kepala Desa Giriawas menyampaikan bahwa program MBG ini merupakan langkah nyata dalam mendukung generasi penerus agar lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan serta menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih giat belajar.

Dengan dimulainya pembagian MBG, Desa Giriawas menandai komitmen dalam mendukung pendidikan sekaligus pemenuhan gizi anak-anak di wilayahnya. Suasana ceria anak-anak saat menerima makanan bergizi perdana menjadi bukti nyata manfaat program ini bagi masyarakat.

Majelis Taklim di Kampung Jolok RW 07 Desa Giriawas Berlangsung Khidmat

Garut, 28 September 2025 – Warga Kampung Jolok RW 07, Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut menggelar Majelis Taklim pada Minggu (28/09/2025). Acara keagamaan ini berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Majelis Taklim kali ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi sebagai Lentera Tradisi: Merawat Warisan, Menjaga Iman”. Kehadiran masyarakat begitu antusias, ditandai dengan ramainya jamaah yang memenuhi lokasi acara, sehingga tempat yang disediakan tidak cukup untuk menampung jamaah yang hadir.

Sumber : Rahmat Hidayat (28/09/25)

Acara diisi oleh ceramah keagamaan dari Mubaligh Ust. Asep Badru Zaman, S.Pd., M.Pd., serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qori Ust. Deni Abdul Mu’in. Tidak hanya itu, penampilan grup hadroh Miftahul Hidayah Al-Hafid turut menambah khidmat acara yang diselenggarakan.

Turut hadir dalam acara ini jajaran pemerintahan desa, di antaranya Kepala Desa Giriawas beserta perangkat desa, lembaga desa, Camat Kecamatan Cikajang, Ketua MUI Desa Giriawas, serta sejumlah tokoh masyarakat dan alim ulama setempat.

Ketua MUI Desa Giriawas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Majelis Taklim tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memperkuat iman, mempererat silaturahmi, serta melestarikan tradisi keagamaan di tengah masyarakat.

Dengan suasana penuh kekeluargaan, acara ditutup menjelang siang hari. Jamaah pulang dengan membawa pesan penting untuk senantiasa meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bagian dari menjaga iman dan merawat tradisi Islami di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Desa Giriawas Mulai Bangun Rumah Tidak Layak Huni Tahap II di Tahun Ini

Giriawas, 26 September 2025 — Pemerintah Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut mulai melaksanakan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, mengatakan bahwa program pembangunan RUTILAHU ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung kesejahteraan warga yang kurang mampu. Pada tahap pertama, sebanyak 7 unit rumah milik warga yang masuk dalam kategori tidak layak huni sudah selesai direnovasi atau dibangun kembali. Selanjutnya, tahap kedua akan dilaksanakan pembangunan sebanyak 6 unit rumah yang dimulai dari bulan Agustus.

Pembangunan rumah ini adalah hasil dari musyawarah desa yang melibatkan tokoh masyarakat, Lembaga Desa, BPD, RT, RW dan warga. Dana yang digunakan bersumber dari Dana Desa Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp 130.000.000 untuk 13 unit rumah,” pungkas Kepala Desa saat ditemui di kantor Desa Giriawas, Senin (22/09/2025).

Rumah-rumah yang dibangun akan mendapatkan perbaikan sesuai kebutuhan di setiap rumah dengan pagu anggaran Rp 10.000.000 per unit sesuai aturan dari Pemerintah. Setiap unit rumah dirancang agar memenuhi standar rumah layak huni sehingga dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terutama di musim penghujan.

Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Ucu, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya. Selama bertahun-tahun, ia dan keluarganya tinggal di rumah dengan kondisi bocor dan dinding yang rapuh.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah desa. Dengan rumah yang sudah diperbaiki ini, kami bisa hidup lebih nyaman dan aman,” katanya.

Program RUTILAHU ini juga melibatkan masyarakat sekitar untuk mendukung kegiatan seperti adanya swadaya baik berupa tenaga ataupun materi. Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal, pekerjaan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi juga meningkatkan rasa gotong royong antar warga.

Pemerintah Desa Giriawas berencana melanjutkan program serupa di tahun-tahun berikutnya serta terus berusaha mengajukan program bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada pemerintah pusat, mengingat masih adanya warga yang membutuhkan bantuan perbaikan tempat tinggal.

Musyawarah Desa di Desa Giriawas, Tetapkan RKPDes Tahun Anggaran 2026

Garut, 24 September 2025 – Pemerintah Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, telah selesai menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) terkait pembahasan, penetapan, dan pengesahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026 pada Rabu (24/09/25). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh partisipasi dari berbagai pihak.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Giriawas bersama Kasi PMD Kecamatan Cikajang menekankan pentingnya isu fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mengingat ada 9 isu atas fokus penggunaan Dana Desa Tahun 2026, maka ditekankan pula bahwa perencanaan harus disusun secara matang agar sesuai dengan arahan kebijakan Pemerintah dan juga kebutuhan warga Desa Giriawas

Sementara itu, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Cikajang yang turut hadir menyampaikan apresiasi terhadap suksesnya penyelenggaraan acara Coklat Kita Silaturahmi (CKS) di Desa Giriawas beberapa waktu lalu. Mereka juga menegaskan pentingnya kewaspadaan dari semua pihak—mulai dari orang tua, siswa, guru hingga pihak dapur MBG, guna meminimalisir potensi terjadinya keracunan atau hal-hal yang tidak diharapkan lainnya. Yang terakhir, sambutan Camat Kecamatan Cikajang mengapresiasi keberhasilan Desa Giriawas meraih peringkat 1 dalam lomba desa “Anugerah Sri Baduga”. Atas keberhasilannya, Desa Giriawas berhak atas hadiah program kegiatan senilai Rp 200 juta untuk peringkat 1 di tingkat Kecamatan. Semoga Desa Giriawas juga dapat meraih peringkat 1 nantinya di tingkat Kabupaten.

Sumber : Dani Sawaludin (24/09/25)

Musyawarah Desa kali ini dihadiri jajaran Forkopimcam Kecamatan Cikajang, lembaga desa, pendamping desa, hingga pengurus Koperasi Desa Merah Putih Giriawas. Kehadiran beragam unsur ini menegaskan bahwa proses perencanaan pembangunan desa dilakukan secara terbuka, transparan, dan melibatkan banyak pihak.

Dengan ditetapkannya RKPDes tahun anggaran 2026, diharapkan Desa Giriawas dapat terus bergerak maju dengan program-program pembangunan yang lebih terarah berdasarkan kebijakan pembangunan dari Pemerintah Pusat dan sesuai kebutuhan masyarakat, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Lagu “Giriawas Bengras” Resmi Launching di Acara Coklat Kita Silaturahmi, Warga Didorong Ikut Lomba Video Kreatif

Garut, 20 September 2025 – Acara Coklat Kita Silaturahmi (CKS) di Lapangan Sepak Bola Desa Giriawas tahun ini menghadirkan momen spesial dengan peluncuran resmi lagu berjudul “Giriawas Bengras”. Lagu tersebut diciptakan langsung oleh Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selalu mendukung berbagai program pemerintah desa.

Kepala Desa Giriawas, menegaskan bahwa lagu ini bukan hanya karya musik, melainkan simbol penghargaan atas kebersamaan, gotong royong, dan semangat bahu-membahu masyarakat dalam membangun Desa Giriawas. “Lagu ini adalah persembahan kecil kami untuk warga. Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan rasa kebersamaan yang selalu ditunjukkan. Semoga lagu ini bisa menjadi penyemangat sekaligus pengikat kekompakan warga Giriawas,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut, para sponsor yang ada di Desa Giriawas secara kompak menginisiasi lomba pembuatan video klip kreatif “Giriawas Bengras” yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat desa. Video klip wajib diunggah ke platform TikTok dengan menggunakan hashtag #lagugiriawasbengras.

Syarat utama dalam lomba ini adalah video harus dibuat semenarik dan sekreatif mungkin tanpa mengubah lirik maupun syair lagu. Panitia nantinya akan menyaring 10 video dengan jumlah like dan komentar terbanyak, yang kemudian akan dilombakan kembali dalam ajang karaoke secara live pada tahap berikutnya. Pembuatan video klip berikut penjaringan akan berlangsung selama 1 bulan terhitung sejak tanggal 21/09/25 sampai 21/10/25. Sedangkan, untuk perlombaaan karaoke akan berlangsung tepat di Hari Sumpah Pemuda yaitu 28 Oktober 2025.

Masyarakat Giriawas menyambut gembira inovasi tersebut, karena selain menjadi wadah apresiasi seni dan kreativitas, lomba ini juga memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. Dengan adanya lagu “Giriawas Bengras” dan lomba video kreatifnya, Desa Giriawas semakin menunjukkan identitas sebagai desa yang kompak, kreatif, serta penuh semangat gotong royong.

 

“Giriawas Bengras”

Mun di jugjug ti garut ka belah kidul
Aya desa nu jadi kameumeut warga
Giriawas nu matak jadi impian
Giriawas nu matak pinuh hareupan

Masyarakat hirupna sa aruyunan
Babareungan ngawujudkn kamajuan
Ngahariji ngamaksimalkn potensi
Pikeun giriawas leuwih berprestasi

Reff :

Giriawas Bengras Giriawas Bengras
Giriawas nu benghar sagalarupa
Giriawas bengras giriawas bengras
Giriawas anugrah nu maha kawasa

 

Pencipta Lagu : Den’s

CKS di Desa Giriawas Berlangsung Megah, Antusias Warga Menambah Meriah

Sumber : Rahmat Hidayat (19/09/25)

Garut, 20 September 2025 – Acara Coklat Kita Silaturahmi (CKS) yang diselenggarakan oleh Djarum bersama Pemerintah Desa Giriawas, Karang Taruna, dan BUMDes Mitra Warga sukses digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Giriawas. Rangkaian kegiatan dimulai sejak Jumat, 19 September 2025 dengan berbagai macam perlombaan dan berlanjut ke puncak acara pada Sabtu (20/09/25) yang direncanakan berlangsung mulai pukul 07.00 pagi hingga 22.00 malam.

Berbagai kegiatan menarik disuguhkan, mulai dari Bakti Dulur Djarum, Kreasi Warga, Upacara Adat, Senam, Pentas Seni Tradisional, Parade Band, hingga Games Interaktif. Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan terutama ibu-ibu tampak memenuhi area lapangan dengan penuh semangat dan antusiasme.

Meskipun sehari sebelumnya Desa Giriawas diguyur hujan deras yang membuat lapangan basah, namun cuaca cerah di hari puncak acara menjadi keberkahan sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan meriah.

Acara puncak di hari Sabtu turut menghadirkan instruktur senam ternama, Zin Novi Mega dan Indra Gerhana, yang memimpin senam dan sukses mengajak ratusan peserta bergerak penuh semangat. Tak hanya itu, artis populer seperti Aep Bancet, Iki Kucluk, dan Ohang juga ikut tampil menghibur penonton dengan penampilan khas mereka.

Kemeriahan semakin terasa dengan adanya lebih dari 8.000 kupon yang telah tersebar kepada para peserta. Kupon tersebut akan diundi pada penghujung acara untuk memberikan hadiah menarik kepada warga yang beruntung.

Sumber : Imam FIrman H (20/09/25)

Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan semua pihak. “CKS ini bukan hanya hiburan, tetapi juga ruang silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan, Coklat Kita Silaturahmi di Desa Giriawas tahun ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat jalinan sosial dan melestarikan budaya lokal.

Desa Giriawas Raih Juara Pertama Lomba Desa Tingkat Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut

Garut, 16 September 2025 – Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut berhasil meraih juara pertama pada lomba antar desa/kelurahan tingkat Kecamatan Cikajang yang diumumkan secara resmi di Aula Kecamatan Cikajang pada Senin, 15 September 2025.

Lomba desa ini merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berfokus pada penilaian administrasi desa. Seluruh dokumen administrasi yang dilombakan harus diinput melalui website resmi perlombaan “Sribaduga”. Total dokumen yang diunggah mencapai 207 dokumen, yang terdiri dari kualitatif dan kuantitatif.

Atas pencapaian tersebut, Desa Giriawas berhak atas hadiah berupa bantuan program kegiatan desa senilai Rp200 juta. Bantuan ini dapat diajukan melalui sistem SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) untuk mendukung berbagai program pembangunan desa.

Camat Cikajang dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras perangkat desa dan masyarakat Giriawas. “Prestasi ini menunjukkan komitmen Desa Giriawas dalam mengelola administrasi dengan baik dan transparan, serta mampu bersaing dengan desa lainnya,” ujarnya.

Setelah tahap kecamatan, Desa Giriawas akan melaju ke tingkat Kabupaten Garut untuk bersaing dengan 42 desa perwakilan dari setiap kecamatan. Sebelumnya, lebih dari 400 desa di Kabupaten Garut ikut serta dalam perlombaan ini.

Adapun hadiah yang disiapkan pada tahap berikutnya, yakni Rp1 miliar untuk juara pertama tingkat Kabupaten dan Rp9 miliar untuk juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kepala Desa Giriawas mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian ini. “Kami bangga bisa membawa nama baik Desa Giriawas. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan desa,” katanya.

Dengan keberhasilan di tingkat kecamatan, Pemerintah Desa Giriawas resmi menjadi perwakilan Kecamatan Cikajang untuk melaju ke ajang lomba tingkat Kabupaten Garut. “Kami sangat berterima kasih kepada aparatur Pemerintah Desa atas kerja kerasnya dalam pelaksanaan lomba di tahun ini, juga terima kasih kepada masyarakat Desa Giriawas atas doa dan kerjasamanya. Kami Pemerintah Desa Giriawas akan terus berusaha memberikan hasil yang terbaik di tingkat kabupaten bahkan Provinsi, guna membawa manfaat dan berkah yang besar bagi masyarakat Desa Giriawas,” imbuh Kepala Desa Giriawas.

Setelah Penantian Lama, Program PTSL di Desa Giriawas Akhirnya Resmi Dimulai!

Giriawas, 10 September 2025Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Mei lalu, akhirnya resmi dimulai hari ini di Desa Giriawas. Setelah sempat mengalami penundaan, pelaksanaan pengukuran tanah kini dilaksanakan secara mendadak pada bulan September.

Pelaksanaan pengukuran yang mendadak di Kecamatan Cikajang dikarenakan adanya pelimpahan kuota yang belum memenuhi target dari tiga kecamatan yang sudah selesai dilakukan pengukuran. Sebelumnya, pengukuran untuk wilayah Kecamatan Cikajang dijadwalkan di tahun 2026,” papar Gunawan tim pengukur dari BPN.

Sosialisasi Program PTSL Kepada Perangkat Desa, RW dan RT

Sumber : Imam Firman Hidayansyah (9/9/2025)

Tim pengukur tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah hadir di Desa Giriawas sejak kemarin dan sudah memberikan sosialisasi singkat tentang pelaksanaan pungukuran di hari ini. Mereka akan langsung memulai proses pengukuran bidang tanah milik warga sebagai tahap awal dalam program PTSL. Proses pengukuran akan diawali dari wilayah yang sudah siap baik dari dokumen maupun patok-patok tanah di lokasi pengukuran.

Kepala Desa Giriawas menyambut baik dimulainya program tersebut, meskipun waktunya terbilang mendadak. “Alhamdulillah akhirnya program PTSL bisa berjalan juga. Masyarakat sudah lama menunggu, karena sebelumnya dijadwalkan bulan Mei namun tertunda. Semoga semua berjalan lancar,” ujarnya.

Sejumlah warga sudah mengumpulkan dokumen yang diperlukan untuk kelancaran proses pengukuran sejak bulan Februari. Tercatat ada sekitar 900 warga yang sudah mengumpulkan dokumen.

Program PTSL sendiri merupakan upaya pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas tanah yang dimiliki masyarakat melalui penerbitan sertifikat. Dengan dimulainya tahapan pengukuran hari ini, diharapkan seluruh bidang tanah di Desa Giriawas dapat terdata dengan baik sehingga warga segera memperoleh sertifikat resmi dari pemerintah.