Pemerintah Desa Giriawas Mulai Distribusikan Beras dan Minyak Program Bantuan Pangan

Giriawas – Pemerintah Desa Giriawas mulai mendistribusikan bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng melalui Program Bantuan Pangan, hari ini. Penyaluran bantuan tersebut diperuntukkan bagi 431 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdata di Desa Giriawas.

Dalam program bantuan pangan kali ini, setiap KPM menerima bantuan berupa dua karung beras dan dua pouch minyak goreng. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang tidak mampu, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.

Sumber : Rahmat Hidayat (16/12/25)

Sejak pagi hari, masyarakat penerima bantuan sudah mulai memadati lokasi penyaluran. Warga terlihat tertib mengantre sejak pukul 07.00 WIB untuk menunggu giliran pengambilan bantuan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah desa.

Pemerintah Desa Giriawas mengatur jalannya distribusi agar berjalan lancar, aman, dan tertib. Penyaluran bantuan direncanakan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB hari ini. Apabila hingga batas waktu tersebut bantuan belum tersalurkan seluruhnya, maka proses distribusi akan dilanjutkan pada esok hari.

Melalui penyaluran bantuan pangan ini, pemerintah desa berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta memastikan bantuan dari pemerintah dapat diterima secara tepat sasaran oleh KPM di Desa Giriawas.

Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum di Desa Giriawas

GIRIAWAS — Dinas Perhubungan (Dishub) hari ini melaksanakan kegiatan pemeliharaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik strategis di Desa Giriawas. Pemeliharaan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari.

Kegiatan perawatan dilakukan sejak siang hari dengan menyasar beberapa lokasi di sepanjang jalan kabupaten yang sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan, seperti lampu mati, redup, serta kerusakan pada komponen tiang dan instalasi. Petugas Dishub terlihat melakukan pengecekan menyeluruh, penggantian lampu, perbaikan kabel, serta pengetesan ulang untuk memastikan seluruh PJU berfungsi optimal.

Sumber : Ahmad Zaenudin (12/12/25)

Tim teknis Dishub yang bertugas menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan ini merupakan agenda rutin sekaligus tindak lanjut dari laporan warga dan pemerintah desa. “Kami ingin memastikan penerangan jalan di Desa Giriawas tetap maksimal, terutama pada area yang rawan gelap. Dengan perbaikan ini, kami berharap aktivitas warga pada malam hari menjadi lebih aman. Selain itu, diharapkan kepada masyarakat ikut memelihara PJU tersebut supaya bisa lebih tahan lama” ujarnya.

Pemerintah Desa Giriawas menyambut baik kegiatan tersebut dengan ikut mendampingi kegiatan tersebut serta berharap pemeliharaan serupa dapat terus dilakukan secara berkala. Keberadaan PJU yang berfungsi baik dinilai sangat penting dalam mendukung keselamatan pengguna jalan, mencegah tindak kejahatan, serta menunjang kenyamanan lingkungan mengingat kondisi di Desa Giriawas masih terhampar luas perkebunan teh sehingga ketika malam hari kondisi di lingkungan cukup gelap. Kedepannya, baik warga dan pemerintah desa berharap program penambahan PJU di Desa Giriawas yang sudah diajukan sebelumnya segera terlaksana. 

Dengan selesainya pemeliharaan hari ini, beberapa titik yang sebelumnya bermasalah kini kembali terang dan siap menunjang mobilitas warga desa.

Realisasi Dana Desa Tahun 2025 Tahap Akhir Resmi Tuntas

Desa Giriawas — Pemerintah Desa Giriawas resmi menuntaskan realisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2025 pada hari ini Selasa, 9 Desember 2025. Sejumlah program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dan pemberian insentif bagi para guru ngaji, telah selesai disalurkan secara penuh untuk tahun ini.

Kepala Desa Giriawas menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa 2025 ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat yang tergolong rentan sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. “Alhamdulillah, seluruh proses penyaluran BLT bulan terakhir tahun 2025 telah rampung hari ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sumber : Dani Sawaludin (09/12/25)

Selain BLT, pemerintah desa juga telah menyalurkan insentif bagi para guru ngaji sebagai bentuk penghargaan terhadap peran penting mereka dalam pendidikan keagamaan di lingkungan desa. Insentif ini diharapkan meningkatkan semangat para guru ngaji dalam membimbing generasi muda. Tercatat, ada 39 orang penerima manfaat insentif guru ngaji dan 35 keluarga penerima manfaat BLT yang berasal dari 13 RW di Desa Giriawas.

Tak hanya Dana Desa, realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) berupa insentif kelembagaan desa—meliputi BPD, RT, RW, PKK, dan lembaga lainnya—juga telah selesai disalurkan. Pemberian insentif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja lembaga desa agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Pemerintah desa berharap, dengan tuntasnya realisasi DD dan ADD tahun 2025, seluruh program yang telah direncanakan dapat memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kesejahteraan warga Giriawas. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan setiap rupiah yang dikelola pemerintah desa tepat sasaran,” tambah Kepala Desa.

Dengan berakhirnya proses ini, Desa Giriawas menutup agenda pengelolaan keuangan desa tahun 2025 dengan baik dan siap menyusun langkah serta program pembangunan berikutnya untuk tahun mendatang.

Pembangunan Lapang Voli di Desa Giriawas Resmi Rampung

Desa Giriawas akhirnya meresmikan selesainya pembangunan lapang voli baru pada awal Desember tahun ini. Proyek tersebut sebelumnya direncanakan selesai pada bulan September, namun sempat mengalami keterlambatan akibat intensitas hujan tinggi selama musim penghujan yang membuat proses pengerjaan tidak dapat berlangsung maksimal.

Sumber : Imam Firman Hidayansyah (2/12/2025)

Pembangunan lapang voli ini merupakan salah satu program prioritas desa yang masuk ke bidang Potensi Desa dan dibiayai melalui Dana Desa tahun anggaran 2025. Pemerintah Desa Giriawas memusatkan perhatian pada fasilitas olahraga karena tingginya antusiasme masyarakat Desa Giriawas, khususnya kalangan pemuda, dalam kegiatan olahraga voli.

Kepala Desa Giriawas menyampaikan bahwa keberadaan lapang voli baru ini diharapkan menjadi sarana untuk mengembangkan potensi generasi muda. Harapan tersebut bukan tanpa alasan karena tahun lalu tim voli Desa Giriawas berhasil meraih juara pertama pada turnamen tingkat kecamatan yang diselenggarakan di Desa Cikandang, sebuah prestasi yang menunjukkan bakat dan semangat olahraga warga desa.

Dengan rampungnya pembangunan fasilitas ini, pemerintah desa berharap kegiatan kepemudaan, pembinaan atlet desa, hingga persiapan mengikuti kompetisi mendatang dapat berjalan lebih optimal.

“Semoga lapang voli ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga wadah bersilaturahmi, berprestasi, dan mengharumkan nama desa,” ujar Kepala Desa  Giriawas.

Pemerintah desa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas baru tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Desa Giriawas.

Besar harapan lapangan bola voli ini bisa menjadi batu loncatan, pemain muda dari Desa Giriawas menjadi atlet bukan hanya tingkat daerah tetapi juga di tingkat nasional.

Majlis Ta’lim sebagai Media Silaturahmi dan Penguatan Komunikasi Warga

Pada tanggal 30 November 2025, Desa Giriawas menggelar pengajian Majlis Ta’lim tingkat desa yang diselenggarakan di Masjid DKM Darul Falah, Kampung Babakan Jolok RW. 09. Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan penuh semangat, menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan komunikasi antarwarga desa.

Acara pengajian dihadiri oleh seluruh warga Desa Giriawas, termasuk para tokoh masyarakat, jajaran lembaga desa, dan tamu kehormatan dari luar desa. Salah satunya yaitu Komisi II anggota DPRD Kabupaten Garut, Bapak Dindin Mauludin, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan dan kebersamaan warga tersebut.

Pengajian dimulai tepat pukul 08.00 pagi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Ayi Yuana, S.Pd., yang mengawali acara dengan penuh khidmat dan khusyuk. Pembacaan ayat suci ini mengantarkan suasana menjadi tenang, menguatkan pondasi spiritual dalam acara Majlis Ta’lim.

Selanjutnya, sambutan dari panitia pelaksana disampaikan secara hangat, yang mengapresiasi antusiasme warga dalam mengikuti pengajian meskipun masi terdapat banyak kekurangan dalam penerimaan baik dari sisi sarana maupun prasarana. Kemudian bapak Deni Sunjani Kepala desa Giriawas memberikan sambutan yang berisi dorongan agar pengajian rutin ini tetap terpelihara serta menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang keagamaan tetapi juga wadah komunikasi sosial antar warga.

Puncak dari acara adalah tabligh akbar yang dibawakan oleh Ustadz Endang Al Ansori. Dengan gaya penyampaian yang menarik dan penuh inspirasi, Ustadz Endang menyampaikan materi pengajian yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, meningkatkan keimanan, serta mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Para warga desa menyimak dengan penuh perhatian, terbukti dari interaksi hangat dan tanya jawab setelah ceramah selesai.

Kegiatan pengajian ini berlangsung lancar tanpa kendala berarti, didukung pula oleh cuaca yang cerah dan bersahabat sepanjang hari. Suasana kebersamaan terlihat jelas di antara para peserta, yang selain mengikuti pengajian juga saling bertukar kabar dan mendiskusikan berbagai hal terkait pembangunan desa.

Dengan terselenggaranya pengajian Majlis Ta’lim tingkat desa Giriawas ini, diharapkan semakin memperkuat rasa solidaritas dan keharmonisan warga serta menjadi pijakan untuk kegiatan keagamaan dan sosial yang lebih berkelanjutan di masa depan. Desa Giriawas membuktikan bahwa melalui pengajian tidak hanya keimanan yang dipupuk, tetapi juga ikatan sosial yang erat antar warga.