PMI Kabupaten Garut Gelar Donor Darah di Desa Giriawas

 

Sumber : Dani Sawaludin (01/10/2025) Kepala Desa Turut Berpartisipasi Donor Darah

1 Oktober 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut mengadakan kegiatan donor darah yang berlangsung di Kantor Besar PTPN 1 Regional 2, Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang. Acara ini dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimcam, Kepala Desa Giriawas, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti kegiatan sosial tersebut.

Donor darah ini merupakan bentuk kepedulian PMI Kabupaten Garut dalam memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas kesehatan setempat, sekaligus mengajak warga untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan. Kehadiran unsur Forkopimcam dan kepala desa memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya pelaksanaan kegiatan ini.

Kegiatan donor darah dilanjutkan pada tanggal 8 Oktober 2025 di SMAN 4 Garut. Kali ini, PMI melibatkan seluruh siswa-siswi, staf pengajar, serta masyarakat umum untuk mengikuti donor darah. Antusiasme dari kalangan pelajar dan tenaga pendidik memperlihatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya kontribusi dalam mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

PMI Kabupaten Garut berharap kegiatan ini dapat meningkatkan stok darah secara signifikan serta menumbuhkan budaya donor darah secara rutin di masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara lembaga kemanusiaan, pemerintah daerah, pendidikan, dan masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan nyawa melalui donor darah.

 

Gotong Royong dan Swadaya Masyarakat Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Desa Giriawas, Kepala Desa Turut Membantu

Minggu, 12 Oktober 2025 menjadi hari yang penuh semangat di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Masyarakat setempat bergotong royong secara swadaya untuk membantu merenovasi rumah tidak layak huni milik Ibu Juju, warga Kampung Giriayu RT 03 RW 02. Kegiatan kemanusiaan dan sosial ini mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Desa Giriawas yang menyediakan bahan material senilai 10 juta Rupiah.

Kepala Desa Giriawas, Bapak Deni Sunjani, tidak hanya memberikan dukungan secara administratif tetapi juga turun langsung ikut terlibat di hari pertama pembongkaran rumah tersebut. Kehadiran beliau memberikan semangat dan motivasi bagi warga yang bekerja bersama-sama untuk memperbaiki rumah Ibu Juju agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, nyaman, dan aman.

Rumah yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni tersebut menjadi fokus perhatian komunitas desa karena dinilai sangat memprihatinkan. Melalui gotong royong, warga secara bergantian membersihkan, membongkar bagian rumah yang rusak, serta mulai melakukan perbaikan dengan bahan material yang disediakan oleh Pemerintah Desa. Swadaya masyarakat juga terlihat dalam bentuk tenaga, tenaga ahli bangunan dari warga sekitar, dan donasi kecil yang terkumpul untuk mendukung kelancaran renovasi ini.

Kegiatan ini juga mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya luhur masyarakat Desa Giriawas yang selalu mengedepankan rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab moral terhadap sesama, khususnya para tetangga yang membutuhkan bantuan.

Sumber : Imam Firman (12/10/2025) Hari Pertama Pembongkaran Rumah Tidak Layak Huni di Kp. Giriayu RW. 02

Pemerintah Desa berharap aksi gotong royong ini tidak hanya memperbaiki rumah Ibu Juju tapi juga mendorong semangat membantu warga lainnya yang masih menghadapi permasalahan rumah tidak layak huni. Selain itu, kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa dalam mewujudkan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.

Kepala Desa Deni Sunjani menyampaikan, “Saya sangat bangga dengan semangat dan solidaritas masyarakat Giriawas. Gotong royong ini adalah bukti bahwa kita bisa saling menopang dan bersama membangun desa yang lebih baik. Pemerintah desa akan selalu siap membantu dengan dukungan yang maksimal sesuai kemampuan.”

 

Ke depan, Pemerintah Desa Giriawas berencana melakukan pendataan lebih luas terkait warga yang membutuhkan bantuan serupa agar program perbaikan rumah tidak layak huni dapat berjalan secara sistematis dan merata.

Pelayanan Administrasi Kependudukan Menggunakan Sistem Raksa Paduka Bergradasi di Desa Giriawas

Pemerintah Desa Giriawas Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut mengalami peningkatan signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan setelah mengadopsi sistem informasi digital bernama Raksa Paduka yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan serta pemutakhiran data kependudukan yang akurat dan valid. Sistem ini memiliki beberapa keunggulan utama yang membuatnya menjadi solusi optimal dalam pelayanan administrasi desa. Pertama, sistem ini memungkinkan digitalisasi data yang meminimalisasi kesalahan input dan kehilangan data. Kedua, Raksa Paduka menyediakan kemudahan akses bagi aparatur desa dan masyarakat dalam melakukan pembaruan data administrasi kependudukan secara cepat dan transparan. Ketiga, sistem ini terintegrasi dengan pemerintah ditingkat atasnya sehingga pengurusan dokumen kependudukan sudah tidak bertumpuk di Kecamatan ataupun di Disduk Capil.

Sumber : Dani Sawaludin (16/10/2025) Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa Giriawas

Cara kerja Raksa Paduka dimulai dengan pendataan digital berbasis aplikasi yang terhubung antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Desa Giriawas. Data warga yang akan diperbarui diinput langsung oleh petugas desa dengan dukungan fasilitator Raksa Paduka Bergradasi. Warga kemudian dapat melakukan verifikasi dan pembaruan data melalui berbagai titik layanan seperti di Kantor Desa, Kantor Kecamatan, Kantor Disdukcapil Kabupaten Garut, atau Mall Pelayanan Publik (MPP). Semua proses tercatat secara digital, sehingga mempermudah monitoring dan evaluasi.

Penggunaan Raksa Paduka menjadi pilihan tepat bagi Desa Giriawas karena sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 dan perubahannya terkait administrasi kependudukan serta Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Serta Surat Edaran Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil Kabupaten Garut Nomor : 400.12/3054-Disdukcapil/2025 tanggal 2 Oktober 2025 tentang Pemutakhiran Data Kependudukan

 

Sistem ini membantu meningkatkan akurasi dan validitas data kependudukan yang menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan desa dan layanan publik lainnya. Selain itu, penggunaannya efisien dan ramah pengguna, mendukung transparansi serta mengurangi beban kerja manual petugas desa dan Disdukcapil.

Pelayanan administrasi yang lebih cepat, tepat, dan transparan melalui Raksa Paduka telah diterima dengan antusias dan menjadi kepuasan tersendiri oleh warga Desa Giriawas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa dalam pengelolaan data administrasi kependudukan.

Pembagian Makanan Bergizi (MBG) di Desa Giriawas Resmi Dimulai

Garut, 29 September 2025 – Program Pembagian Makanan Bergizi (MBG) di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, resmi dimulai pada Senin (29/09/2025). Kegiatan perdana ini disambut penuh antusias oleh para siswa, khususnya di SDN 03 Giriawas yang sejak pagi hari sudah menunggu kedatangan makanan bergizi tersebut.

Sumber : Dani Sawaludin (29/09/25)

Pembagian MBG merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah, sehingga mereka lebih sehat dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar. Di tengah kekhawatiran berbagai pihak karena banyaknya berita mengenai kasus keracunan makanan dalam program MBG ini, para guru dan orang tua tetap menyambut baik kegiatan ini karena dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Untuk mendukung kelancaran program, pihak terkait telah menyiapkan dapur MBG khusus sekolah-sekolah di wilayah Desa Giriawas yang berlokasi di Kampung Giriawas RW 03. Dari dapur inilah makanan bergizi diproduksi dan didistribusikan setiap harinya ke sekolah-sekolah sasaran. Selain itu, demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak forkopimcam kecamatan cikajang akan selalu memantau proses dari mulai pengolahan sampai ke pendistribusian makanan.

Kepala Desa Giriawas menyampaikan bahwa program MBG ini merupakan langkah nyata dalam mendukung generasi penerus agar lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan serta menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih giat belajar.

Dengan dimulainya pembagian MBG, Desa Giriawas menandai komitmen dalam mendukung pendidikan sekaligus pemenuhan gizi anak-anak di wilayahnya. Suasana ceria anak-anak saat menerima makanan bergizi perdana menjadi bukti nyata manfaat program ini bagi masyarakat.

Majelis Taklim di Kampung Jolok RW 07 Desa Giriawas Berlangsung Khidmat

Garut, 28 September 2025 – Warga Kampung Jolok RW 07, Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut menggelar Majelis Taklim pada Minggu (28/09/2025). Acara keagamaan ini berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Majelis Taklim kali ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi sebagai Lentera Tradisi: Merawat Warisan, Menjaga Iman”. Kehadiran masyarakat begitu antusias, ditandai dengan ramainya jamaah yang memenuhi lokasi acara, sehingga tempat yang disediakan tidak cukup untuk menampung jamaah yang hadir.

Sumber : Rahmat Hidayat (28/09/25)

Acara diisi oleh ceramah keagamaan dari Mubaligh Ust. Asep Badru Zaman, S.Pd., M.Pd., serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qori Ust. Deni Abdul Mu’in. Tidak hanya itu, penampilan grup hadroh Miftahul Hidayah Al-Hafid turut menambah khidmat acara yang diselenggarakan.

Turut hadir dalam acara ini jajaran pemerintahan desa, di antaranya Kepala Desa Giriawas beserta perangkat desa, lembaga desa, Camat Kecamatan Cikajang, Ketua MUI Desa Giriawas, serta sejumlah tokoh masyarakat dan alim ulama setempat.

Ketua MUI Desa Giriawas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Majelis Taklim tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memperkuat iman, mempererat silaturahmi, serta melestarikan tradisi keagamaan di tengah masyarakat.

Dengan suasana penuh kekeluargaan, acara ditutup menjelang siang hari. Jamaah pulang dengan membawa pesan penting untuk senantiasa meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bagian dari menjaga iman dan merawat tradisi Islami di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Desa Giriawas Mulai Bangun Rumah Tidak Layak Huni Tahap II di Tahun Ini

Giriawas, 26 September 2025 — Pemerintah Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut mulai melaksanakan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, mengatakan bahwa program pembangunan RUTILAHU ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung kesejahteraan warga yang kurang mampu. Pada tahap pertama, sebanyak 7 unit rumah milik warga yang masuk dalam kategori tidak layak huni sudah selesai direnovasi atau dibangun kembali. Selanjutnya, tahap kedua akan dilaksanakan pembangunan sebanyak 6 unit rumah yang dimulai dari bulan Agustus.

Pembangunan rumah ini adalah hasil dari musyawarah desa yang melibatkan tokoh masyarakat, Lembaga Desa, BPD, RT, RW dan warga. Dana yang digunakan bersumber dari Dana Desa Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp 130.000.000 untuk 13 unit rumah,” pungkas Kepala Desa saat ditemui di kantor Desa Giriawas, Senin (22/09/2025).

Rumah-rumah yang dibangun akan mendapatkan perbaikan sesuai kebutuhan di setiap rumah dengan pagu anggaran Rp 10.000.000 per unit sesuai aturan dari Pemerintah. Setiap unit rumah dirancang agar memenuhi standar rumah layak huni sehingga dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terutama di musim penghujan.

Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Ucu, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya. Selama bertahun-tahun, ia dan keluarganya tinggal di rumah dengan kondisi bocor dan dinding yang rapuh.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah desa. Dengan rumah yang sudah diperbaiki ini, kami bisa hidup lebih nyaman dan aman,” katanya.

Program RUTILAHU ini juga melibatkan masyarakat sekitar untuk mendukung kegiatan seperti adanya swadaya baik berupa tenaga ataupun materi. Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal, pekerjaan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi juga meningkatkan rasa gotong royong antar warga.

Pemerintah Desa Giriawas berencana melanjutkan program serupa di tahun-tahun berikutnya serta terus berusaha mengajukan program bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada pemerintah pusat, mengingat masih adanya warga yang membutuhkan bantuan perbaikan tempat tinggal.

Musyawarah Desa di Desa Giriawas, Tetapkan RKPDes Tahun Anggaran 2026

Garut, 24 September 2025 – Pemerintah Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, telah selesai menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) terkait pembahasan, penetapan, dan pengesahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026 pada Rabu (24/09/25). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh partisipasi dari berbagai pihak.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Giriawas bersama Kasi PMD Kecamatan Cikajang menekankan pentingnya isu fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mengingat ada 9 isu atas fokus penggunaan Dana Desa Tahun 2026, maka ditekankan pula bahwa perencanaan harus disusun secara matang agar sesuai dengan arahan kebijakan Pemerintah dan juga kebutuhan warga Desa Giriawas

Sementara itu, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Cikajang yang turut hadir menyampaikan apresiasi terhadap suksesnya penyelenggaraan acara Coklat Kita Silaturahmi (CKS) di Desa Giriawas beberapa waktu lalu. Mereka juga menegaskan pentingnya kewaspadaan dari semua pihak—mulai dari orang tua, siswa, guru hingga pihak dapur MBG, guna meminimalisir potensi terjadinya keracunan atau hal-hal yang tidak diharapkan lainnya. Yang terakhir, sambutan Camat Kecamatan Cikajang mengapresiasi keberhasilan Desa Giriawas meraih peringkat 1 dalam lomba desa “Anugerah Sri Baduga”. Atas keberhasilannya, Desa Giriawas berhak atas hadiah program kegiatan senilai Rp 200 juta untuk peringkat 1 di tingkat Kecamatan. Semoga Desa Giriawas juga dapat meraih peringkat 1 nantinya di tingkat Kabupaten.

Sumber : Dani Sawaludin (24/09/25)

Musyawarah Desa kali ini dihadiri jajaran Forkopimcam Kecamatan Cikajang, lembaga desa, pendamping desa, hingga pengurus Koperasi Desa Merah Putih Giriawas. Kehadiran beragam unsur ini menegaskan bahwa proses perencanaan pembangunan desa dilakukan secara terbuka, transparan, dan melibatkan banyak pihak.

Dengan ditetapkannya RKPDes tahun anggaran 2026, diharapkan Desa Giriawas dapat terus bergerak maju dengan program-program pembangunan yang lebih terarah berdasarkan kebijakan pembangunan dari Pemerintah Pusat dan sesuai kebutuhan masyarakat, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Lagu “Giriawas Bengras” Resmi Launching di Acara Coklat Kita Silaturahmi, Warga Didorong Ikut Lomba Video Kreatif

Garut, 20 September 2025 – Acara Coklat Kita Silaturahmi (CKS) di Lapangan Sepak Bola Desa Giriawas tahun ini menghadirkan momen spesial dengan peluncuran resmi lagu berjudul “Giriawas Bengras”. Lagu tersebut diciptakan langsung oleh Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selalu mendukung berbagai program pemerintah desa.

Kepala Desa Giriawas, menegaskan bahwa lagu ini bukan hanya karya musik, melainkan simbol penghargaan atas kebersamaan, gotong royong, dan semangat bahu-membahu masyarakat dalam membangun Desa Giriawas. “Lagu ini adalah persembahan kecil kami untuk warga. Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan rasa kebersamaan yang selalu ditunjukkan. Semoga lagu ini bisa menjadi penyemangat sekaligus pengikat kekompakan warga Giriawas,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut, para sponsor yang ada di Desa Giriawas secara kompak menginisiasi lomba pembuatan video klip kreatif “Giriawas Bengras” yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat desa. Video klip wajib diunggah ke platform TikTok dengan menggunakan hashtag #lagugiriawasbengras.

Syarat utama dalam lomba ini adalah video harus dibuat semenarik dan sekreatif mungkin tanpa mengubah lirik maupun syair lagu. Panitia nantinya akan menyaring 10 video dengan jumlah like dan komentar terbanyak, yang kemudian akan dilombakan kembali dalam ajang karaoke secara live pada tahap berikutnya. Pembuatan video klip berikut penjaringan akan berlangsung selama 1 bulan terhitung sejak tanggal 21/09/25 sampai 21/10/25. Sedangkan, untuk perlombaaan karaoke akan berlangsung tepat di Hari Sumpah Pemuda yaitu 28 Oktober 2025.

Masyarakat Giriawas menyambut gembira inovasi tersebut, karena selain menjadi wadah apresiasi seni dan kreativitas, lomba ini juga memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. Dengan adanya lagu “Giriawas Bengras” dan lomba video kreatifnya, Desa Giriawas semakin menunjukkan identitas sebagai desa yang kompak, kreatif, serta penuh semangat gotong royong.

 

“Giriawas Bengras”

Mun di jugjug ti garut ka belah kidul
Aya desa nu jadi kameumeut warga
Giriawas nu matak jadi impian
Giriawas nu matak pinuh hareupan

Masyarakat hirupna sa aruyunan
Babareungan ngawujudkn kamajuan
Ngahariji ngamaksimalkn potensi
Pikeun giriawas leuwih berprestasi

Reff :

Giriawas Bengras Giriawas Bengras
Giriawas nu benghar sagalarupa
Giriawas bengras giriawas bengras
Giriawas anugrah nu maha kawasa

 

Pencipta Lagu : Den’s

CKS di Desa Giriawas Berlangsung Megah, Antusias Warga Menambah Meriah

Sumber : Rahmat Hidayat (19/09/25)

Garut, 20 September 2025 – Acara Coklat Kita Silaturahmi (CKS) yang diselenggarakan oleh Djarum bersama Pemerintah Desa Giriawas, Karang Taruna, dan BUMDes Mitra Warga sukses digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Giriawas. Rangkaian kegiatan dimulai sejak Jumat, 19 September 2025 dengan berbagai macam perlombaan dan berlanjut ke puncak acara pada Sabtu (20/09/25) yang direncanakan berlangsung mulai pukul 07.00 pagi hingga 22.00 malam.

Berbagai kegiatan menarik disuguhkan, mulai dari Bakti Dulur Djarum, Kreasi Warga, Upacara Adat, Senam, Pentas Seni Tradisional, Parade Band, hingga Games Interaktif. Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan terutama ibu-ibu tampak memenuhi area lapangan dengan penuh semangat dan antusiasme.

Meskipun sehari sebelumnya Desa Giriawas diguyur hujan deras yang membuat lapangan basah, namun cuaca cerah di hari puncak acara menjadi keberkahan sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan meriah.

Acara puncak di hari Sabtu turut menghadirkan instruktur senam ternama, Zin Novi Mega dan Indra Gerhana, yang memimpin senam dan sukses mengajak ratusan peserta bergerak penuh semangat. Tak hanya itu, artis populer seperti Aep Bancet, Iki Kucluk, dan Ohang juga ikut tampil menghibur penonton dengan penampilan khas mereka.

Kemeriahan semakin terasa dengan adanya lebih dari 8.000 kupon yang telah tersebar kepada para peserta. Kupon tersebut akan diundi pada penghujung acara untuk memberikan hadiah menarik kepada warga yang beruntung.

Sumber : Imam FIrman H (20/09/25)

Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan semua pihak. “CKS ini bukan hanya hiburan, tetapi juga ruang silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan, Coklat Kita Silaturahmi di Desa Giriawas tahun ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat jalinan sosial dan melestarikan budaya lokal.